Kamis, 07 November 2019

Pendapat mengenai "Lebih baik tidak berhijab tetapi sopan dari pada berhijab tetapi masih suka membicarakan aib atau kejelekan orang lain"

Assalamualaikum wr.wb

Nama: Hadallina putri machrunisa
Kelas : 10 Mia 1
No. Absen: 13
Mata pelajaran: Pendidikan Agama Islam
Guru pembimbing: Ibu Rizka susilawati, M.pd
Hari/tanggal: Kamis/ 07. November. 2019

Kelompok 1
Nama anggota: 
1. Arfian agung nugroho
2. Hadad al farisi
3. Hadallina putri machrunisa
4. Ibnu fachri al hanif
5. Iqbal maulana yusuf
6. Kireina sekaring bilgis
7. Liana wahyu cristanti 

Assalamualaikum teman teman,🌵!

     Halo aku hadallina, kembali lagi sama blog aku. Kemaren di blog sebelumnya aku sudah membahas materi tentang "batas batasan aurat pada laki-laki  maupun perempuan". Sekarang aku dan teman kelompok ku akan membahas tentang pendapat mengenai 

Aktivitas 2:
Apakah kamu termasuk siswa/siswi yang sudah membiasakan diri berbusana secara islam? Bagaimana pendapatmu dengan pernyataan "Lebih baik tidak berhijab tetapi sopan dari pada berhijab tetapi masih suka membicarakan aib atau kejelekan orang lain?" 

Langsung ke point nya aja yuk,🌵!


Mengenai pernyataan tersebut. Ya, Alhamdullilah aku dan teman temanku selalu berpakaian muslim. Karena untuk menutup aurat.  Menutup aurat itu hukumnya wajib apalagi menutup aurat sesuai dengan syariat islam. Nah... Allah swt. itu suka orang-orang yang taat kepada perintahnya dan jika kita menurut dan menjalankan perintah Allah swt. maka kita dapat pahala dan terhindar dari marabahaya amin....

Ada pernyataan "lebih baik tidak berhijab tetapi sopan dari pada berhijab tetapi masih suka membicarakan aib atau kejelekan orang lain" 
menurut kami pernyataan tersebut salah karena kita sebagai umat muslim harus menutup aurat menurut syariat islam, karena  hukumnya wajib dan kita harus menjalankan kewajiban dari allah. Apabila kita melanggarnya kita akan mendapat dosa. 


Berhijab merupakan kewajiban bukan pilihan, jadi sekalipun orang tersebut masih membicarakan aib orang,karena dia sudah menjalankan kewajiban tersebut dengan cara berhijab. Ketika seseorang bertekad untuk berhijab,dia juga bertekad untuk mendorong dirinya untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan berusaha untuk menjauhi larangan-larangan yang diperintahkan allah ta'ala. Jika ada seorang muslim yang menggunakan hijab tetapi masih membicarakan aib dari saudaranya maka jangan salahkan hijabnya tetapi salahkanlah orang tersebut karna apa? Karena orang tersebut tidak benar-benar menghijrahkan hatinya untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

Sebagaimana yang  di riwayatkan dalam Hadist Abu Dawud:

قَالَ يَا أَسْمَاءُ إِنَّ الْمَرْأَةَ إِذَا بَلَغَتِ الْمَحِيضَ لَمْ تَصْلُحْ أَنْ يُرَى 
مِنْهَا إِلاَّ هَذَا وَهَذَا وَأَشَارَ إِلَى وَجْهِهِ وَكَفَّيْهِ»

Artinya:
"Wahai Asma’, sesungguhnya seorang wanita, apabila telah balig (mengalami haid), tidak layak tampak dari tubuhnya kecuali ini dan ini (seraya menunjuk muka dan telapak tangannya)". (HR Abu Dawud)


Jadi kesimpulannya adalah kita sebagai umat muslim dan muslimah harus menutup aurat dan tidak membicarakan aib dari saudara kita sendiri karna diantara lebih baik tidak berhijab tetapi berbicara sopan daripada berhijab tapi masih suka membicarakan aib saudaranya,karena dua-duanya merupakan perbuatan tercela dan sebuah dosa yang harus kita hindari.


Oh iya teman teman. Tetap jaga lisan kita ya, jangan sampai, sesuatu yang kita ucapkan menyinggung perasaan orang lain. 
Sebagaimana yang di riwayatkan dalam Hadist Bukhari dan Muslim: 
"Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah dia berkata baik atau lebih baik diam". (HR. Bukhari dan Muslim)

Sekian pendapat dari kelompok kami
Kurangnya mohon maaf :)
Semoga bermanfaat,🌵!

Wasalamualaikum wr.wb,🌵!















Rabu, 30 Oktober 2019

Assalamualaikum wr.wb
Nama.           : Hadallina putri machrunisa
Kelas.            : X-MIA 1
No. Absen.   : 13
Asal sekolah: SMAN 1 kab. Tangerang
Mapel.          : Pendidikan agama islam
Guru pembimbing: Ibu Rizka Susilawati M.pd
Hari&tanggal: Rabu/30.oktober.2019


Assalamualaikum temen temen,🌵!

Halo nama aku Hadallina. Aku akan menjelaskan materi temtang "Memahami Aurat dan Batasan-Batasan nya".

Check this out guys,🌵!

Kalian pasti tau kan apa itu aurat?
     Aurat adalah anggota atau bagian tubuh manusia baik laki-laki maupun perempuan  yang harus ditutupi atau di halangi oleh pandangan lain dan apabila tampak akan menimbulkan rasa malu, aib, dan hal lainnya. Hukum menutup aurat ini wajib loh...
Maka dari itu sebaiknya kita memahami batasan-batasan nya juga guys.

A. Batasan-batasan aurat pada perempuan

     Dalam fiqh klasik dijelaskan bahwa batasan aurat bagi perempuan adalah seluruh tubuhnya, kecuali muka dan telapak tangan dan kakinya. Namun pada dasarnya, seluruh tubuh dan suara pun dapat menjadi aurat, seperti di riwayatkan oleh Tirmidzi ibn majah:
"Perempuan itu aurat, maka apabila ia keluar rumah berdirilah (terangsang) setan kepadanya". (HR. Tirmidzi ibn majah).


Sebagaimana dalam Q.S. An-nur ayat 31

وَقُلْ لِلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوجَهُنَّ وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا مَا ظَهَرَ مِنْهَا ۖ وَلْيَضْرِبْنَ بِخُمُرِهِنَّ عَلَىٰ جُيُوبِهِنَّ ۖ وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا لِبُعُولَتِهِنَّ أَوْ آبَائِهِنَّ أَوْ آبَاءِ بُعُولَتِهِنَّ أَوْ أَبْنَائِهِنَّ أَوْ أَبْنَاءِ بُعُولَتِهِنَّ أَوْ إِخْوَانِهِنَّ أَوْ بَنِي إِخْوَانِهِنَّ أَوْ بَنِي أَخَوَاتِهِنَّ أَوْ نِسَائِهِنَّ أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُهُنَّ أَوِ التَّابِعِينَ غَيْرِ أُولِي الْإِرْبَةِ مِنَ الرِّجَالِ أَوِ الطِّفْلِ الَّذِينَ لَمْ يَظْهَرُوا عَلَىٰ عَوْرَاتِ النِّسَاءِ ۖ وَلَا يَضْرِبْنَ بِأَرْجُلِهِنَّ لِيُعْلَمَ مَا يُخْفِينَ مِنْ زِينَتِهِنَّ ۚ وَتُوبُوا إِلَى اللَّهِ جَمِيعًا 
أَيُّهَ الْمُؤْمِنُونَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ
Yang artinya:
"Katakanlah kepada wanita yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinyua agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung".

Yang memiliki kandungan:
1.) Perempuan harus menjaga pandangannya. Pandangan di ibaratkan "panah setan". Panah yang dimaksud adalah pandangan luar yang tidak menghargai kehormatan diri sendiri dan orang lain.
2.) Perempuan harus menjaga kemaluan. Kemaluan tidak akan dapat dilakukan jika seseorang tidak dapat menjaga pandangannya. Menjaga kemaluan merupakan hal yang penting untuk menjaga kehormatan.
3.) Perempuan harus menjaga batasan auratnya.



Setelah kita tau batasan-batasan aurat perempuan, selanjutnya kita akan beralih ke batasan-batasan aurat pada laki-laki. Tapi 


B. Batasan-batasan aurat pada laki-laki

     Rasullulah bersabda: "Karena diantara pusar sampai lutut adalah aurat". (HR. Ahmad)


Oh iya. Laki laki juga tidak dibenarkan memakain celana di atad lutut, sebab paha sebagian dari aurat. Dalam hadist jurhud, ketika Nabi Muhammad Saw melewatinya dan kain yang menutupi pahanya tersingkap kemudian beliau bersabda:
"Tutupilah ia (pahamu) sesungguhnya ia adalah aurat". (HR. Malik).
Hal ini juga diperkuat dalam hadist berikut:
"Jangan engkau singkap pahamu dan jangan pula melihat paha orang yang masih hidup atau sudah mati". (HR. Abu Dawud).


Sebagaimana dalam Q.S. Araaf ayat 26

يَا بَنِي آدَمَ قَدْ أَنْزَلْنَا عَلَيْكُمْ لِبَاسًا يُوَارِي سَوْآتِكُمْ وَرِيشًا ۖ وَلِبَاسُ التَّقْوَىٰ ذَٰلِكَ خَيْرٌ ۚ ذَٰلِكَ مِنْ آيَاتِ اللَّهِ لَعَلَّهُمْ يَذَّكَّرُونَ
Yang artinya:
"Hai anak adam, sesungguhnya kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutup auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian takwa itulah yang paling baik. Yang demikian itu adalah sebagian tanda tanda kekuaasaan Allah SWT.mudah mudahan mereka madih ingat". 

Nah itu lah batasan-batasan aurat pada perempuan maupun laki laki.
Jadi kesimpulannya:
  Jika memperlihatkan anggota tubuh didalam batasan aurat tersebut, termasuk perbuatan dosa sebab tidak menjalankan perintah Allah untuk menutup aurat sesuai syariat islam.
   Allah menyukai hambanya yang taat temasuk hambanya yang menjalankan perintahnya. Jika syariat islam dijalankan dengan sungguh sungguh tentunya akan memberikan kebaikan dan mencegah kemungkaran, begitu pula sebaliknya.

Terima kasih..
Semoga bermanfaat,🌵!

Oh iya... Aku mau nanya nich, kalian udah sampai tahap mana (bagi yang perempuan) menutup aurat kalian


Jika kalian belum menutup aurat segeralah, jika sudah maka perbaiki menurut syariat islam. 

Semoga kita semua menjadi pribadi yang lebih baik lagi😄

✨Insya allah✨

Wasalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh,🌵!