Nama: Hadallina putri machrunisa
Kelas : 10 Mia 1
No. Absen: 13
Mata pelajaran: Pendidikan Agama Islam
Guru pembimbing: Ibu Rizka susilawati, M.pd
Hari/tanggal: Kamis/ 07. November. 2019
Kelompok 1
Nama anggota:
1. Arfian agung nugroho
2. Hadad al farisi
3. Hadallina putri machrunisa
4. Ibnu fachri al hanif
5. Iqbal maulana yusuf
6. Kireina sekaring bilgis
7. Liana wahyu cristanti
Assalamualaikum teman teman,🌵!
Halo aku hadallina, kembali lagi sama blog aku. Kemaren di blog sebelumnya aku sudah membahas materi tentang "batas batasan aurat pada laki-laki maupun perempuan". Sekarang aku dan teman kelompok ku akan membahas tentang pendapat mengenai
Aktivitas 2:
Apakah kamu termasuk siswa/siswi yang sudah membiasakan diri berbusana secara islam? Bagaimana pendapatmu dengan pernyataan "Lebih baik tidak berhijab tetapi sopan dari pada berhijab tetapi masih suka membicarakan aib atau kejelekan orang lain?"
Langsung ke point nya aja yuk,🌵!
Mengenai pernyataan tersebut. Ya, Alhamdullilah aku dan teman temanku selalu berpakaian muslim. Karena untuk menutup aurat. Menutup aurat itu hukumnya wajib apalagi menutup aurat sesuai dengan syariat islam. Nah... Allah swt. itu suka orang-orang yang taat kepada perintahnya dan jika kita menurut dan menjalankan perintah Allah swt. maka kita dapat pahala dan terhindar dari marabahaya amin....
Ada pernyataan "lebih baik tidak berhijab tetapi sopan dari pada berhijab tetapi masih suka membicarakan aib atau kejelekan orang lain"
menurut kami pernyataan tersebut salah karena kita sebagai umat muslim harus menutup aurat menurut syariat islam, karena hukumnya wajib dan kita harus menjalankan kewajiban dari allah. Apabila kita melanggarnya kita akan mendapat dosa.
Berhijab merupakan kewajiban bukan pilihan, jadi sekalipun orang tersebut masih membicarakan aib orang,karena dia sudah menjalankan kewajiban tersebut dengan cara berhijab. Ketika seseorang bertekad untuk berhijab,dia juga bertekad untuk mendorong dirinya untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan berusaha untuk menjauhi larangan-larangan yang diperintahkan allah ta'ala. Jika ada seorang muslim yang menggunakan hijab tetapi masih membicarakan aib dari saudaranya maka jangan salahkan hijabnya tetapi salahkanlah orang tersebut karna apa? Karena orang tersebut tidak benar-benar menghijrahkan hatinya untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik lagi.
Sebagaimana yang di riwayatkan dalam Hadist Abu Dawud:
قَالَ يَا أَسْمَاءُ إِنَّ الْمَرْأَةَ إِذَا بَلَغَتِ الْمَحِيضَ لَمْ تَصْلُحْ أَنْ يُرَى
مِنْهَا إِلاَّ هَذَا وَهَذَا وَأَشَارَ إِلَى وَجْهِهِ وَكَفَّيْهِ»
Artinya:
"Wahai Asma’, sesungguhnya seorang wanita, apabila telah balig (mengalami haid), tidak layak tampak dari tubuhnya kecuali ini dan ini (seraya menunjuk muka dan telapak tangannya)". (HR Abu Dawud)
Jadi kesimpulannya adalah kita sebagai umat muslim dan muslimah harus menutup aurat dan tidak membicarakan aib dari saudara kita sendiri karna diantara lebih baik tidak berhijab tetapi berbicara sopan daripada berhijab tapi masih suka membicarakan aib saudaranya,karena dua-duanya merupakan perbuatan tercela dan sebuah dosa yang harus kita hindari.
Oh iya teman teman. Tetap jaga lisan kita ya, jangan sampai, sesuatu yang kita ucapkan menyinggung perasaan orang lain.
Sebagaimana yang di riwayatkan dalam Hadist Bukhari dan Muslim:
"Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah dia berkata baik atau lebih baik diam". (HR. Bukhari dan Muslim)
Sekian pendapat dari kelompok kami
Kurangnya mohon maaf :)
Semoga bermanfaat,🌵!
Wasalamualaikum wr.wb,🌵!

